Posted by: agus Category: Business Comments: 0

Bisnis Online Pasukan Reseller Menawarkan Peluang Lebih Menguntungkan Di Bidang Reseller Skincare saat Pandemi, Lho!

Pandemi COVID-19 memang menjadi mimpi buruk bagi para pelaku bisnis. Kondisi ekonomi yang tak menentu, membuat daya beli masyarakat menurun drastis. Meski begitu, tidak semua pebisnis mengalami kerugian selama pandemi. Tak sedikit pula pelaku usaha yang malah mendapatkan rezeki durian runtuh. Salah satunya adalah para pebisnis dan reseller skincare.

Kamu mungkin bertanya-tanya, bagaimana bisa para pelaku usaha produk perawatan kecantikan meraih untung selama pandemi? Apalagi, kondisi keuangan yang sulit memaksa masyarakat untuk lebih memprioritaskan kebutuhan primer. Namun, pada kenyataannya, banyak reseller skincare yang mengaku kebanjiran order.

Keberhasilan itu bisa diraih dengan memperhatikan 2 faktor, yakni perubahan pola pemakaian produk kecantikan dan strategi pemasaran. Kalau kamu mempunyai produk skincare yang berkualitas, meraih kesuksesan dengan serupa bukanlah hal yang sulit. Menariknya lagi, kesuksesan itu bisa diraih siapa saja, termasuk kamu.

Pergeseran Tren Pemakaian Produk Kecantikan saat Pandemi

Fenomena COVID-19 mengubah pola kebiasaan masyarakat sehari-hari, termasuk pemakaian produk kecantikan. Sebelum pandemi COVID-19, banyak orang yang menghabiskan waktu di luar ruangan. Dalam situasi seperti ini, konsumen tidak hanya memerlukan produk perawatan kulit, tetapi juga kosmetik.

Namun, kondisi tersebut berubah drastis saat pandemi COVID-19. Untuk mengurangi risiko penyebaran COVID-19, masyarakat pun harus rela meminimalkan aktivitas di luar rumah. Para pekerja yang biasanya pergi ke kantor, saat ini dapat menyelesaikan tugasnya dari rumah. Berbagai pertemuan terkait bisnis pun bisa dilakukan dengan sistem jarak jauh.

Dalam situasi seperti ini, terdapat perubahan pola pemakaian produk kecantikan, di antaranya adalah:

  • Penggunaan produk kosmetik berkurang. Masyarakat banyak yang mengurangi pemakaian makeup. Apalagi, saat beraktivitas di luar rumah, orang-orang bakal mengenakan masker.
  • Tingkat pemakaian produk perawatan kulit semakin meningkat. Apalagi, pembatasan aktivitas di luar rumah membuat kulit jarang terpapar sinar matahari.
  • Penggunaan layanan perawatan kecantikan klinik mengalami penurunan. Hal ini terjadi karena masyarakat berusaha untuk meminimalkan kontak fisik dengan orang lain.

Dengan adanya pergeseran pemakaian produk kecantikan tersebut, para reseller skincare bisa memperoleh keuntungan besar. Para konsumen dapat memanfaatkan produk-produk yang kamu jual sebagai sarana untuk melakukan perawatan mandiri di rumah.

Lalu, produk perawatan kulit apa saja yang paling dicari selama masa pandemi?

  1. Masker wajah

Aktivitas di dalam ruangan ber-AC dalam durasi yang cukup lama bakal membuat kulit lebih kering. Oleh karena itu, banyak orang berusaha untuk mencari pelembap kulit yang bisa mengatasi permasalahan itu. Dari sekian banyak opsi, masker wajah merupakan produk yang sering dicari.

  1. Serum kecantikan

Pemakaian serum kecantikan juga menjadi hal tak dilewatkan selama pandemi. Penggunaan serum bertujuan untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Serum kecantikan bermanfaat untuk mencerahkan kulit, mengatasi jerawat, memudarkan noda jerawat, serta mencegah penuaan dini.

  1. Toner

Produk kecantikan yang sering dicari saat pandemi selanjutnya adalah toner. Fungsi produk ini sangat beragam, mulai dari mencegah kulit kering, mengangkat sisa kotoran, melembapkan kulit, ataupun mengatasi masalah kulit berminyak.

Tips Sukses Menjalankan Usaha Reseller Skincare saat Pandemi

Tidak hanya menyediakan produk yang tepat sesuai kebutuhan konsumen, kamu juga perlu menerapkan strategi jitu. Tanpa strategi yang tepat, konsumen tidak akan melirik skincare yang kamu tawarkan. Lalu, bagaimana metode pemasaran yang efektif biar tetap bisa memperoleh keuntungan dari bisnis skincare selama pandemi?

Jawabannya adalah melakukan strategi pemasaran lewat internet. Berbeda dengan kondisi pasar offline, angka transaksi yang berlangsung di dunia maya mengalami peningkatan drastis selama pandemi. Buktinya, sepanjang bulan April 2020, telah terjadi transaksi online dengan nilai total Rp36 triliun.

Angka transaksi tersebut mengalami peningkatan sebesar 26% kalau dibandingkan nilai penjualan rata-rata bulanan pada kuartal kedua 2019. Menariknya lagi, mereka yang melakukan transaksi online tidak hanya orang-orang yang sudah terbiasa berbelanja online. Sebanyak 51% konsumen adalah mereka yang baru pertama kali belanja di internet.

Dengan peluang yang sedemikian besar, kamu pun berpeluang menjadi salah satu pebisnis sukses. Apalagi, saat ini ada kesempatan menarik menjadi bagian dari reseller skincare di Pasukan Reseller. Cukup dengan uang Rp499 ribu, kamu sudah bisa memulai bisnis online sendiri. Mau?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *